4. Propagasi Horn Antena-Microwave di Ruang Bebas
Gelombang berdasarkan arah perambatannya terbagi 2 yaitu :
·
Gelombang Mekanik
·
Gelombang Elektromagnetik
Sedangkan untuk Gelombang Elektromagnetik
terbagi lagi menjadi :
o
Gelombang radio
o
Infra merah
o
Sinar Ultra Ungu
o
Sinar Gamma
o
Gelombang Mikro
o
Cahaya Tampak
o
Sinar X
Gelombang Radio
merupakan suatu gelombang yang terdiri dari garis-garis gaya listrik ( E ) dan
garis-garis gaya magnet ( H ) yang merambat di ruang bebas ( free space ) dan
mempunyai kecepatan sebesar kecepatan cahaya. Frekuensi radio menunjuk ke
spectrum elektromagnetik dimana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh
pemberian arus bolak-balik ke sebuah antenna.
·
Antenna adalah perangkat yang digunakan untuk memindahkan gelombang
elektromagnetik dari feeder ke udara dan sebaliknya. Feeder yang dimaksud
adalah kabel Coaxial atau Wave Guide. Satu Antenna dapat berfungsi
sebaai antenna pemancar atau antenna penerima sekaligus.
·
Besaran- besaran Antena
Antena mempunyai
Efisiensi,Impedansi, Pola Pancaran, Lebar Berkas (BeamWidth), Gain, FBR, dan
Polarisasi.
·
Efisiensi Antenna
Adalah perbandingan antara daya yang dimasukkan
ke antenna dan daya yang dipancarkan oleh antenna. Semakin rendah
frekuensinya semakin rendah efisiensi Antenanya.
·
Impedansi Antenna
Dinyatakan dalam Ohm, yang besarnya harus
sesuai dengan impedansi feeder dan pesawatnya. Kesesuaian Impedansi sangat
penting bagi antenna pemancar,karena sangat mempengaruhi efisiensi pancaran.
Matching Impedance (Penyesuai Impedansi) sering digunakan untuk menanggulangi
masalah ini.
·
Pola Pancaran ( Radiasi Pattern )
Adalah
gambaran kekuatan pancaran antenna sebagai fungsi sudut. Untuk antenna
isotropis ideal,pola pancarannya berbentuk bola,berarti antenna memancarkan
gelombang ke semua arah dengan kekuatan yang sama. Untuk antenna
parabola,pancaran sangat terarah,sehingga polanya disebut berbentuk pensil.
Untuk komunikasi dari satu titik ke titik lain diharapkan pola pancarannya
sejauh mungkin.
·
Lebar Berkas (BeamWidth)
Adalah sudut yang terbentuk dari berkas
yang kuat pancarannya separuh dari pancaran yang terkuat. Semakin kecil sudut
ini semakin baik pengarahannya.
·
Gain (dB)
Adalah Perbandingan kuat pancaran terbesar
terhadap kuat pancaran bila digunakan sebagai antenna isotropis. Semakin besar
Gain,Semakin baik pangarahannya.
·
Front to Back Ratio ( FBR = dB )
Adalah Perbandingan kuat pancaran kearah
depan dan belakang.
·
Polarisasi
Dimaksudkan agar gelombang yang
terpancar/terserap hanya pada arah tertentu saja. Bila tidak dipolarisasikan,
gelombang terpancar/terserap berupa gelombang yang bergetar ke berbagai arah.
Antena vertical polarisasinya vertical sedangakn antenna horizontal
polarisasinya horizontal.
Pemilihan antenna
biasanya berdasarkan impedansi, polarisasi, gain dan pola pancarannya. Untuk
hubungan point to point bisanya digunakan antena dengan gain setinggi mungkin,
sedang untuk point to multipoint bergantung cakupannya. Untuk pemancar radio
atau TV biasanya diarahkan ke semua arah horizontal, sedang untuk arah vertical
ditiadakan.
Antena yang sering digunakan dalam Telekomunikasi antara lain : Yagi, Parabola, Cassegrain, bentuk fisik dan pola radiasi berturut-turut seperti ditunjukkan pada gambar 1a, 1b, 2a, ab, 3a, 3b berikut :
·
Jenis-jenis antena
o
Antena Omnidirectional
Jenis-jenis
antena yang pertama adalah antena omnidirectional atau yang lebih banyak dikenal dengan istilah omni.
Secara penggunaannya, antena omni digunakan untuk memancarkan sinar radiasi
sinyal hingga ke semua arah.
o
Antena Yagi
Jenis-jenis antena yang kedua adalah
antena yagi atau dikenal dengan istilah uda-yagi. Nama dari jenis-jenis antena
ini yakni berasal dari penemunya yakni Shintaro Uda dan dikenal melalui tulisan
Hidetsuga Yagi. Secara umum, jenis-jenis antena yang
satu ini paling banyak diketahui dan digunakan. Antena ini memiliki kemiripan
fisik dengan antena televisi yang terdiri dari dipole dengan reflektor serta
director.
o
Antena Grid Parabolik
Selain itu, jenis-jenis antena yang
berikutnya adalah antena grid parabolik yang secara umum cukup terdiri dari
satu buah dipole. Dipole tersebut terpasang di depan reflektor sehingga
berbentuk elemen dasar.Antena grid parabolik kini telah banyak digunakan
sebagai antena Wi-Fi. Sebab, antena yang satu ini berfungsi lebih efektif untuk
memperkuat dan mengarahkan sinyal.
o
Antena Panel
Jenis-jenis
antena yang keempat adalah antena panel yang terdiri dari beberapa elemen.
Sementara itu, elemen tersebut dipasang di dekat metal reflektor yang cukup
landai dan rata.Ciri-ciri fisiknya yang lain yaitu hampir seluruh antena
tertutup oleh fiberglass serta memiliki tinggi yang beragam. Mulai dari 15 cm
hingga lebih dari 70 cm.






Komentar
Posting Komentar