6. Pengenalan Basis Data dan SQL
A. Basis
Data atau Database
a. Pengertian Basis data atau Database
Basis data atau Database merupakan suatu sistem yang difungsikan sebagai tempat mengumpulkan data-data informasi berupa tipe data, struktur data sehingga data ganda yang tersimpan, memudahkan dalam akses, menyimpan data, pembaruan data, dan penghapusan data.
Menurut Abdulloh (2018:103), Database atau basis data adalah kumpulan
informasi yang disimpan dalam komputer secara sistematik sehingga dapat
diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi.
b. Manfaat Database
·
Kecepatan
dan kemudahan dalam seleksi data,
·
Multi-user,
·
Keamanan
data yang tinggi,
·
Penghematan
biaya perangkat,
·
Kontrol
data terpusat,
·
Mudah dalam
membuat aplikasi.
c. Kerugian Database
·
Membutuhkan
sumber daya tinggi untuk perawatannya,
·
Proses
back up data yang memakan waktu,
·
Kerusakan
yang terjadi, jika ada akses ilegal,
·
Sistemnya
sangat kompleks memerlukan orang ahli.
d. Jenis-Jenis Database
·
Operational
Database
Berfungsi sebagai pengelola data yang dinamis secara langsung atau
real-time. Dan juga para pengguna dapat melakukan, melihat, dan memodifikasi
data. Dan terdapat beberapa bahasa diantaranya :
o JSON (JavaScript Object Notation)
o XML (Extensible Markup Language)
·
Database
Warehouse
Database Warehouse adalah sistem basis data yang biasa digunakan untuk
pelaporan dan analisis data. Dan terdapat beberapa sistem diantaranya :
o Microsoft SQL Server
·
Distributed
Database
Distributed Database adalah basis data yang perangkat penyimpanannya
tidak terpasang pada perangkat komputer yang sama. Dan terdapat beberapa sistem
diantaranya :
o Microsoft Access (office)
·
Relational
Database
Relational Database adalah basis data yang mengorganisir berdasarkan
model hubungan data dan juga untuk mengatur dan memelihara basis data melalui
hubungan setiap data. Terdapat beberapa sistem diantaranya :
o MySQL
o PostgresSQL
o MariaDB
e. Tipe Data
·
Char/Vachar
Jenis tipe data ini hanya memungkinkan sebuah variabel menyimpan
informasi sebuah single karakter, seperti huruf “P”,, “c”, “7”, atau “@”.
·
String
Tipe data string ini
memungkinkan variabel menyimpan informasi untaian karakter, seperti kata atau
kalimat.
·
Integer
(int)
Jenis tipe data integer digunakan jika ingin menyimpan informasi angka
(bilangan bulat) dalam variabel. Hal ini berarti nilai “7” akan menjadi nilai
integer yang valid.
·
Float
(Floating Point Number)
Menyimpan informasi angka dengan format pecahan atau angka desimal.
Angka “65,00” secara teknis merupakan nilai bertipe floating point. Jenis tipe
data ini membutuhkan ukuran memory yang lebih besar dibandingkan jenis tipe
data angka integer.
·
Boolean
(bool)
Jenis tipe data ini biasanya digunakan hanya untuk merepresentasikan dua
kondisi, yakni nilai TRUE dan FALSE atau berarti bernilai 1 dan 0 atau kondisi
ON dan OFF.
·
Array
Tipe data ini pada dasarnya merupakan kumpulan sejumlah variabel bertipe
data sama dengan ukuran tertentu, yang tersusun secara runtun. Sebagai contoh,
nilai “1”, “2”, “3”, “4”, dan “5” dapat Anda simpan ke dalam variabel bertipe
data array dengan ukuran aray “5” (5 buah nilai, mulai dari 1 sampai dengan 5)
yang memiliki kumpulan nilai bertipe integer atau secar sederhana dapat
dikatakan array of integer values.
B.
SQL
(Structured Query Language)
a.
Pengertian
SQL
SQL merupakan suatu bahasa pemprograman untuk menyimpan dan memproses
informasi. Terdapat beberapa fungsi lainnya sebagai berikut :
·
Mengakses
dan memanipulasi database,
·
Mampu
mengeksekus query terhadap database,
·
Dapat
mengambil data dari database,
·
Menambahkan
data ke dalam database,
·
Memperbarui
data dalam database,
·
Dapat
membuat database baru.
b.
Komponen-komponen SQL
·
Data Definition Language (DDL) merupakan
sub bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka database dan
mendefinisikan atribut-atribut database, table, atribut kolom, batasan terhadap
atribut. Perintah DDL diantaranya :
o CREATE
: Perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di antaranya membuat database
baru, tabel baru, view baru, dan kolom.
o ALTER
: Perintah ini pekerjaannya mencakup mengganti nama tabel, menambah kolom,
mengubah kolom, menghapus kolom, maupun memberikan atribut pada kolom.
o
DROP : Perintah ini digunakan untuk
menghapus database dan tabel.
·
Data Manipulation Language (DML) merupakan
sub bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah
terbuat. Perintah DML diantaranya :
o INSERT
: Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam
tabel.
o SELECT
: Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu
tabel atau beberapa tabel dalam relasi.
o UPDATE
: Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data terkini.
o DELETE
: Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel.
·
Data Control Language (DCL) merupakan sub
bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server
databasenya. Perintah
DCL, di antaranya :
o GRANT
: Perintah ini digunakan untuk memberikan hak/ijin akses oleh administrator
(pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa).
o REVOKE
: Perintah ini untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan
kepada user oleh administrator.
· Transaction
Processing Language (TCL) digunakan untuk mekanisme pemprosesan sebuah transaksi
dalam database. Perintah TCL
diantaranya :
o ROLLBACK
: penggunaan TCL ini untuk melihat apakah query yang dijalankan sudah benar
atau belum, jika masih salah maka programmer dapat memperbaikinya lagi sehingga
tidak membahayakan data dalam tabel fisiknya.
o
COMMIT : digunakan untuk me-remark TCL Rollback, untuk memberikan
perubahan pada table fisik.
c.
Jenis
Software Pengakses Database
· Oracle
berfungsi unutk menyimpan data dengan ukuran yang cukup maksimum hingga ukuran
terabyte dan cocok untuk pemula belajar tentang database.
· PostgreSQL
adalah Sistem yang masih bersifat open source sehingga bebas menggunakan,
memodifikasi, dan mendistribusikannya.
· MySQL sebagai multi user karena pengakses databasenya menggunakan program yang bersifat network dan juga didapatkan secara gratis.
· Localhost adalah sebuah sistem sebagai virtual server. Dan memiliki alamat IP yang digunakan bervariasi mulai dari 127.0.0.0 hingga 127.255.255.2555, tapi normalnya 127.0.0.1.

Komentar
Posting Komentar